Gubernur Babel Hadiri Rakornas TPID 2018

oleh

Jakarta,Serumpunbabel.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Kamis (26/7/2018) pagi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pemantauan dan Inflasi Daerah (TPID) 2018, yang berlangsung di Ball Room Puri Agung Hotel Sahid Jaya Jakarta Pusat.

Disamping itu, tampak hadir sejumlah Pejabat BI diantaranya Gubernur BI Perry Wijayo, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo, Deputi Gubernur BI Sugeng, dan pejabat BI lainnya, dan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menhub Budi Karya Sumadi, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Wamen ESDM Arcandra Tahar.

Rakornas tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), dengan tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas”.

Gubernur BI Perry Wijayo dalam sambutannya mengatakan, pada tahun 2018 ini, BI menargetkan inflasi 3,5 persen plus minus 1% dan 2019 sebesar 3% plus minus 1%. Koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BI dalam pengendalian inflasi akan terus diperkuat.

“Inflasi tetap terkendali didukung oleh ekspektasi yang terjaga dan pasokan yang stabil. Inflasi IHK pada Juni 2018 tercatat 0,59 persen, meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,21 persen,” papar Perry.

Peningkatan dipengaruhi faktor musiman terkait kenaikan permintaan di Hari Raya Idul Fitri. Meskipun meningkat, kata dia, inflasi IHK Juni 2018 secara historis lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi IHK pada periode Idul Fitri dalam empat tahun terakhir yang sebesar 0,81%.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK secara tahunan tercatat turun dari 3,23 persen  pada bulan lalu menjadi 3,12 persen.

“Inflasi yang terkendali didukung inflasi inti yang stabil sejalan konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, termasuk dalam menjaga pergerakan nilai tukar Rupiah agar sesuai dengan fundamentalnya,” jelasnya.

Selain itu, ditambahkannya, inflasi volatile food tercatat lebih rendah dibandingkan dengan pola historis inflasi volatile food pada periode Idul Fitri, didukung oleh pasokan yang memadai.

Sedangkan inflasi administered prices meningkat, terutama akibat kenaikan inflasi angkutan udara dan angkutan antar kota sesuai pola musiman di periode Idul Fitri. Ke depan, ditambahkannya, inflasi 2018 diperkirakan berada di sekitar angka tengah sasaran inflasi 2018, yaitu 3,5 persen±1persen.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam kesempatan itu menyampaikan, sektor pariwisata sebagai penghasil devisa harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk mendapatkan investasi, terutama untuk daerah-daerah yang pariwisatanya sudah mulai di incar oleh wisatawan-wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, dan pemerintah pusat siap untuk membantu.

“Saya rasa kemarin sudah kita sampaikan mengenai 10 Bali baru, tapi yang akan kita fokus kerjakan memang baru Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, Borobudur di Jawa Tengah, kemudian Danau Toba di Sumatra Utara,” ujar Presiden Jokowi.

Selain membuka Acara, Presiden Joko Widodo juga menyerahkan penghargaan kepada kepala daerah peraih Tim Pengendali Inflasi Daerah terbaik.

Terpisah, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman merasa bahagia, karena salah satu Kabupaten di Bangka Belitung yaitu Kabupaten Belitung masuk dalam Nominasi Peraih Penghargaan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) TPID terbaik.

“Sesuai arahan dari Presiden RI, maka sektor  kepariwisataan di Kepulauan Bangka Belitung akan ditingkatkan untuk menarik para wisatawan di Negeri Serumpun Sebalai,” ungkapnya.

Untuk itu, Gubernur Erzaldi mengajak seluruh unsur terkait, mulai dari aparatur Pemerintah Daerah itu sendiri, Masyarakat, maupun dunia usaha, agar kompak dan bekerjasama mendukung pengembangan Babel sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan dalam negri  maupun manca Negara.

“Mari saling bekerjasama mendukung Babel Bangka Belitung menjadi daerah tujuan wisata domestic maupun manca Negara. Tak hanya itu, mari kita bersama-sama berkontribusi untuk menekan angka inflasi di daerah ini, sesuai dengan bidang masing-masing,” ajak Gubernur Erzadi.

Selain Gubernur Babel, turut hadir dalam Rakornas yang dibuka Presiden Jokowi tersebut, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia. (adv)

 

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *